Thursday, 15 January 2015


Pilu

Bicara rasa yang telah lama aku impikan,
Namun hanya hati yang mampu berbicara,
Saat diri dirundung rasa pilu, celaru, dan bingung,
Diriku hanya mampu tersenyum dihadapan kalian,
Tatkala hanya mulut yang didengar berbicara,
ku jadikan nadanya sungguh gembira,
Namun siapa yang tahu hati ini,
Hanya yang mencipta mengetahui akan keadaan yang diciptanya,
Dan yang dicipta harus kembali kepada penciptanya,
Tika mana tercoretnya kata-kata,
Tika itu mata juga mula lemah berbicara,
Hanya dengan bersendirian engkau dapat keinsafan,
Teruskanlah..,,
Namun tidak pernah diriku ini lupa,
Akan keberadaannya manusia didunia,
Yang dicipta untuk tunduk pada,
Sang Pencipta..

No comments:

Post a Comment